PROKAL.CO,

PONTIANAK - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Barat masih melakukan penyelidikan terkait kasus kejahatan perbankan yang menyeret IM, seorang pegawai Bank Kalbar Cabang Pembantu Entikong Kabupaten Sanggau. IM diduga menggelapkan uang nasabah sebesar Rp1,6 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar Kombes Agus Nugroho menyatakan, kasus penggelapan uang nasabah oleh customer service (CS) Bank Kalbar Cabang Pembantu Entikong ini berawal dari laporan seorang nasabah yang komplain tentang saldo rekeningnya ke Bank Kalbar.

Kemudian oleh Bank Kalbar, laporan itu ditindaklanjuti dengan menurunkan tim investigasi dan auditor ke Bank Kalbar Cabang Pembantu Entikong. Dari hasil audit tersebut diperoleh adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh tersangka IM.

“Dugaan penyimpangan ini merupakan temuan dari tim auditor Bank Kalbar yang kemudian dilaporkan ke Polda Kalbar sekaligus menyerahkan tersangkanya ke Polda Kalbar,” kata Agus saat memberikan keterangan pers bersama para direktur Bank Kalbar di aula Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, kemarin.

Dijelaskan Agus, terhadap tersangka telah dilakukan penahanan sejak 26 Agustus 2015. Selain itu, pihaknya juga memeriksa 10 saksi, baik internal Bank Kalbar maupun nasabah. Dari pemeriksaan tersangka maupun saksi diperoleh beberapa fakta, diantaranya, modus operandi dengan cara membuat ATM tanpa persetujuan nasabah pada saat pembukaan rekening oleh nasabah.

“Dengan menggunakan ATM inilah, tersangka mengambil uang nasabah baik tunai maupun via transfer ke rekening pribadi,” jelasnya.