NGABANG – Sebanyak 34 KWH diputus aliran listriknya dan 12 KWH yang beralih ke KWH Voucher di hari pertama kegiatan penertiban bagi penunggak listrik di Kecamatan Mandor, pada Senin (24/2) siang.

Tim gabungan ini terdiri dari petugas PLN mempawah dan Mandor di dampingi personil Polsek dan Koramil Mandor serta Tokoh adat setempat. Kapolsek Mandor IPTU Anuar syarifudin mengatakan dalam penindakan ini pihaknya melakukan pendampingan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan aman dan lancar. 

“Sesuai dengan surat permintaan bantuan pengamana dari PLN saya menerjunkan sejumlah personil saya untuk melakukan pendampingan dalam kegiatan tersebut,” ucapnya seperti diberitakan Pontianakpost.co.id.

Manager Pemasaran UP3 Pontianak, Urai Kurnawati mengatakan, pemutusan kwh tersebut dilaksanakan karena adanya tunggakan penggan yang belum membayar tagihan listriknya, yang mana uang tersebut merupakan uang negara untuk membangun perkembangan dari PLN itu sendiri. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari kedepan dimulai 24 Februari 2020 s/d 27 Februari 2020.

Angka tunggakan rekening listrik di PLN ULP Mempawah khususnya di Kecamatan Mandor diperkirakan mencapai Rp. 582.937.786. “Ini angka yang cukup besar sehingga dilaksanakanlah kegiatan ini dan sekaligus mensosialisasikan penggunaan KWH voucer yang mana akan dilaksanakan selama 4 hari berturut turut,” pungkasnya. (mif)