PROKAL.CO,

PONTIANAK- Meski pandemi Covid-19 masih terjadi dan berdampak pada pelambatan ekonomi, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji optimis pada triwulan III, pertumbuhan ekonomi bisa positif. Bahkan ia memperkirakan ekonomi Kalbar tumbuh antara satu sampai 1,5 persen.

Hal ini menurutnya dilihat dari berbagai faktor. Pertama terjadinya inflasi yang menandakan daya beli masyarakat masih baik. Lalu masuk ke triwulan III, belanja pemerintah juga mulai berjalan, banyak anggaran yang digelontorkan.

“Saya yakin kita (Kalbar) termasuk yang positif. Perkiraan saya, walaupun ahli mengatakan (pertumbuhan ekonomi Kalbar) minus dua (persen). Ekonomi sudah mulai pulih, perkiraan di triwulan III pertumbuhan ekonomi bisa positif di angka 1-1,5 persen,” ungkapnya, seperti diberitakan pontianakpost.co.id.

Midji sapaan akrabnya mengaku punya hitung-hitungan sendiri, namun demikian ia masih akan mellihat perkembangannya ke depan. Yang membuatnya yakin ekonomi Kalbar meningkat dari yang sebelumnya triwulan II minus 3,4 persen adalah nilai ekspor yang surplusnya cukup tinggi. “Kemudian impor turun, ekspor meningkat, peningkatan lumayan bagus,” katanya.

Hanya saja ia berharap geliat perekonomian ini jangan sampai terganggu. Terutama yang berkaitan dengan belanja pemerintah. Karena penyerapan anggaran yang paling menunjang pertumbuhan ekonomi adalah belanja pemerintah. “Kalau belanja pemerintah terhambat, penyerapan kecil maka bisa jadi pertumbuhan minus, ini yang harus dijaga,” ujarnya. (bar)