PROKAL.CO,

 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kejaksaan Republik Indonesia melakukan pemusnahan terhadap empat kapal ikan asing berbendera Vietnam, Kamis (25/3). Keempat kapal berbendera Vietnam itu berbobot 90GT, 80GT, 105GT, dan 115 GT.

Empat kapal tersebut dimusnahkan dengan dua metode. Dua kapal di antara dihancurkan di sekitar Stasiun PSDKP Pontianak, menggunakan excavator. Sedangkan dua kapal lainnya dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan di perairan Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah.

Selain memusnahkan empat buah kapal, KKP dan Kejaksaan juga memusnahkan barang bukti berupa alat tangkap dan radio dengan cara dibakar. Pemusnahan kapal tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Pontianak sebagai eksekutor didampingi Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung. 

Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung, Elan Suherlan mengatakan, setidaknya sudah ada 16 kapal yang dimusnahkan. Di antaranya di Pontianak sebanyak empat kapal, Aceh dua kapal, Batam sepuluh kapal.

“Minggu depan rencananya ada sepuluh kapal yang dimusnahkan di Natuna. Artinya selama Maret 2021 ini ada 26 kapal yang dimusnahkan,” kata Elan seperti dilansir pontianakpost.co.id..

Plt Direktur Penanganan Pelanggaran KKP, Nugroho Aji mengatakan, pemusnahan kapal tindak pidana perikanan ini selain untuk memberikan efek jera kepada pelaku illegal fishing, juga memberi contoh kepada pihak lain, agar tidak melakukan tindak pidana perikanan.