PROKAL.CO,

 KA, oknum pegawai magang di BNI Cabang Sambas diduga mengambil dan menggelapkan uang yang tersimpan di bank tempatnya bekerja dengan total kurang lebih mencapai Rp2,5 miliar. Saat ini, kasus sudah dilaporkan pihak manajemen BNI Sambas dan sedang ditangani Polres Sambas.

Ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan pada Rabu (31/3), pihak manajemen BNI Cabang Sambas tak banyak memberikan keterangan. Namun ia membenarkan kejadian tersebut. Diakui pula bahwa kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian yakni Polres Sambas.

Jajaran manajemen yang enggan menyebutkan namanya ini juga mengatakan, perkara ini awalnya hasil temuan internal di BNI Sambas. Selanjutnya dugaan tindak pidana yang diduga melibatkan oknum pegawai magang ini dilaporkan ke aparat penegak hukum.

Pihak BNI Sambas berkomitmen untuk membantu aparat penegak hukum mengungkap perkara ini dengan tetap mematuhi ketentuan dan prosedur yang berlaku. “Mengenai tindak lanjut perkara, kami minta bersabar dan nanti menunggu apa yang disampaikan dari pihak Polres Sambas. Kami berharap, semua pihak menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian,” katanya.

BNI Cabang Sambas mengharapkan dukungan semua pihak, masyarakat, terutama para nasabah BNI Cabang Sambas sehingga proses penanganan perkara bisa cepat terselesaikan. “Pada prinsipnya kami akan menindak tegas oknum yang melakukan kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku di perusahaan kami,” katanya.

Ditegaskan juga, kasus ini tidak menyebabkan kerugian nasabah. Seluruh pelayanan di Kantor BNI Cabang Sambas pun tetap berjalan normal dan optimal. “Kami sampaikan terima kasih kepada nasabah yang menggunakan dan percaya kepada pelayanan kami,” katanya. Seluruh nasabah diminta tidak khawatir. Tak akan ada sepeser pun uang nasabah yang terganggu akibat kasus ini.