PROKAL.CO,

Dalam rangka penguatan fungsi dan konservasi keanekaragaman hayati dalam bentuk penyelamatan satwa primata khususnya orangutan di Kalimantan Barat, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum (BBTNBKDS) pada Bulan April 2021 ini kembali melepasliarkan tiga orangutan.

Kepala BBTNBKDS Arief Mahmud mengungkapkan, ketiga orang utan bernama Leon, Ribang dan Viko akan dilepasliarkan kawasan di TNBK, tepatnya Sub DAS (Daerah Aliran Sungai) Mendalam Kecamatan Putussibau Utara.

Pelepasliaran orangutan tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum bersama Yayasan Penyelamatan Orangutan Sintang dan BKSDA Kalbar. 

“Rencananya besok akan kita lepasliarkan. Hari ini akan ada serah terima dari YPOS ke BKSDA dan baru penyerahan ke BBTNBKDS,” terang Arief di kantornya, Selasa (6/4) dilansir pontianakpost.co.id. Pelepasliaran orangutan ini sudah tahap ke 7 yakni dengan total 16 orangutan yang sudah dilepasliarkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tujuan daripada pelepasliaran orangutan itu sebagai upaya penguatan fungsi dan konservasi keanekaragaman hayati berupa dukungan perlindungan kawasan dan penguatan kapasitas kelembagaan melalui program pelepasliaran orangutan di Sub Das Mendalam pada kawasan TNBK.

“Ketiga orangutan yang dilepasliarkan BBTBKDS dan Yayasan Penyelamatan Orangutan Sintang bersama BKSDA Kalbar ini merupakan orangutan hasil penyerahan dari masyarakat, dan berasal dari Katingan Kalteng dan Melawi Kalbar,” jelas Arief.