PROKAL.CO,

Diprakirakan cuaca hingga 16 April 2021 masih berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Kalbar. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalbar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat. Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Nanang Buchori mengatakan dampak hujan lebat yang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kalimantan Barat ini merupakan dampak secara tidak langsung dari badai tropis Surigae, karena terjadinya tidak di sekitar area Badai Tropis tersebut.

“Masyarakat Kalbar diimbau untuk mewaspadai dampak yang dipicu oleh cuaca ekstrem tersebut, seperti hujan lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, khususnya pada siang hingga sore hari,” katanya mengingatkan seperti diberitakan pontianakpost.co.id. Waspadai dampak angin kencang seperti tumbangnya pohon, tumbangnya papan baliho, kerusakan atap rumah, ataupun angin kencang bagi penerbangan. Waspadai dampak petir yang bisa merusak peralatan elektronik di rumah, dan sebagainya.

Nanang mengatakan, berdasarkan analisis 14 April 2021 pukul 07.00 WIB, posisi Badai Tropis berada di Samudera Pasifik Utara Papua, 8.2LU, 137.0BT atau sekitar 1050 km sebelah utara Biak, dengan arah gerak menuju Barat Laut dengan kecepatan 6 knots (11km/jam) perlahan bergerak menjauhi wilayah Indonesia. 

Tekanan udara di Pusat Siklon saat ini, lanjutnya adalah 1.000 hPa, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 60 knot. Diprakirakan 24 jam ke depan yakni 15 April 2021 pukul 07.00 WIB), arah gerak siklon hampir stasioner, bergeraknya hanya perlahan menjauhi wilayah Indonesia. Adanya badai tropis Surigae tersebut membentuk pola pertemuan angin di sekitar wilayah Kalimantan Barat. “Adanya pola pertemuan angin tersebut mengindikasikan masih terdapat potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat,” katanya mengingatkan. Potensi hujan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan setidaknya terjadi hingga 16 April 2021 di sebagian wilayah Kabupaten/Kota Bengkayang, Landak, Kayong Utara, Kubu Raya, Pontianak, Ketapang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu. (mrd)