PROKAL.CO,

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengungkapkan sempat ada isu yang menyebutkan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas terpilih bakal diundur. Namun ia memastikan isu tersebut tidak benar.

“Saya sudah bertemu bupati dan wakil bupati terpilih Sambas, mengklarifikasi beredarnya isu bahwa pelantikan bupati diundur. Saya tegaskan bahwa tidak ada pengunduran,” katanya kepada Pontianak Post, Kamis (6/5).

Midji sapaan akrabnya mengatakan pelaksanaan pelantikan lebih cepat lebih baik. Namun untuk tanggalnya tetap di tanggal 14 Juni 2021. Saat ini Surat Keterangan (SK) Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih menurutnya sudah keluar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Artinya pelantikan hanya tinggal menunggu masa jabatan bupati sebelumnya selesai. “Jadi hari Senin (14 Juni) saya akan lantik bupati terpilih,” tambahnya dilansir pontianakpost.co.id.

Kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih Satono-Fahrur Rofi ia berpesan setelah dilantik nanti agar bisa cepat menjalankan roda pemerintahan secara efektif. Saat pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih, Midji juga sudah menyarankan agar cepat mengajukan ke Kemendagri untuk mengisi jabatan yang kosong di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas.

“Sekarang ada delapan sampai sembilan jabatan eselon II (di Sambas) itu Plt (pelaksana tugas). Plt itukan terbatas kewenangannya,” pungkasnya.(bar)