PROKAL.CO,

Kayong utara memiliki kekayaan alam tak ternilai. Taman Nasional Gunung Palung satu di antaranya. Inilah aset kabupaten berjuluk Tanah Bertuah yang harus dijaga kelestariannya.

Heriyanto, Sukadana (Pontianakpost)

PERAHU motor cepat (speed boat) yang kami tumpangi melaju menyusuri Sungai Kapuas menuju arah selatan Kalimantan Barat. Deretan pohon mangrove di sepanjang pinggir sungai menemani perjalanan. Selama enam jam, perahu yang sarat muatan ini akan membawa kami menuju Sukadana, Kayong Utara. 

Ombak sungai sesekali menghantam badan speed boat. Terutama saat speed, demikian penumpang kerap menyebutnya, berpapasan dengan kapal atau perahu cepat lain. Angin kian kencang menerpa saat speed mulai keluar dari muara Kubu dan memasuki Selat Karimata. Hujan datang membuat ombak meninggi. Goncangan perahu pun kian kuat terasa. Rintik hujan mulai masuk di sisi kanan dan kiri perahu. Syukurlah tak lama kemudian hujan mereda.

Waktu sudah menunjukkan pukul 14.00. Sudah enam jam sejak kami memulai perjalanan dari Dermaga Kapuas Indah Pontianak. Di kejauhan, mulai terlihat daratan yang menghijau. Moncong speed terus mengarah ke dermaga.

Kami akhirnya sampai di lokasi yang dituju. Langit cerah menyambut kami. Bukit penuh pepohonan terlihat memagari pantai. Laut dengan gelombang yang tenang saling bekejaran menuju pantai yang landai. Indah sekali. Inilah Sukadana, ibu kota Kayong Utara. Tempat perpaduan pantai, perbukitan, dan teluk.