PROKAL.CO,

Sebuah sampan motor yang ditumpangi satu keluarga berjumlah enam orang yang berangkat dari Batu Ampar dalam perjalanan menuju Munggu Linang, pada Minggu (30/5) sekitar pukul 18.00 wib diterjang ombak disekitar parairan Batu Ampar dan kemudian tenggelam. 4 orang dinyatakan tewas.

Kepala Kantor SAR Pontianak, Yopi Haryadi mengatakan, setelah mengetahui kejadian tersebut pihaknya langsung memberangkatkan tim rescue bersama pihak terkait untuk melakukan pencarian. Bahkan satu tim rescue dari unit siaga SAR di Kayong Utara juga turut dilibatkan untuk melakukan pencarian.

“Pada saat kejadian sampan ini berisikan satu keluarga berjumlah enam orang dan dua orang diantaranya berhasil menyelamatkan diri yakni Apriadi (39) dan Tini (32) Sementara satu orang, yakni Ahtar Khunair (11bulan) telah ditemukan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Batu Ampar dan tiga orang lainnya selanjutnya kembali dilakukan pencarian oleh dari tim SAR gabungan sejak pagi hari,” kata Kepala Kantor SAR Pontianak, Yopi Haryadi, Senin (31/5) di Sungai Raya.

Adapun data penumpang sampan motor tersebut yakni ; Apriadi (39), Tini (32), Putri Khumairah (7), Anisa Rofli (3), Ahtar Khunair (11bulan) dan Wiwik Aliansyah (22). Setelah melakukan pencarian kata Yopi, sekitar pukul 6.20 wib tim SAR gabungan menemukan satu korban atas nama Anisa Rofli (3th) dalam kondisi meninggal dunia. “Korban pertama ini ditemukan sekitar 200 meter dari sampan nahas tersebut tenggelam, arah hilir sungai,” jelasnya.

Setelah kembali melakukan pencarian, tim SAR gabungan bersama sejumlah pihak terkait, kembali menemukan korban kedua, yakni Wiwik Aliansyah sekitar pukul 9.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia. “Korban kedua atas nama. Wiwik Aliansyah juga sudah ditemukan, dalam kondisi meninggal dunia dan korban kedua ini ditemukan arah selatan dari lokasi sampan tenggelam,” jelasnya.

“Korban pertama dan kedua ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi, hanya saja untuk korban kedua sebelah selatannya, sedangkan korban pertama pada hilir sungai,” jelasnya. Sementara korban ketiga yakni, Putri Khumairah (7) berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada siang hari juga dalam kondisi meninggal dunia.