PROKAL.CO,

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Pontianak mulai dilaksanakan Senin (14/6). Sejumlah kebijakan diambil Tim Satuan Tugas Penanganan Covid 19 sebagai upaya menekan penyebaran virus agar tidak semakin masif. Pantauan Pontianak Post di hari pertama PPKM, suasana jalan di beberapa titik tampak lengang. Pusat perdagangan di Jalan Gajah Mada pun  tutup lebih awal dari biasa.

Kepolisian Resort Kota Pontianak melakukan pengalihan arus lalu lintas selama PPKM Mikro berjalan hingga 14 hari ke depan. “Kami melakukan pengalihan arus lalu lintas pada ruas Jalan Gajah Mada, Hijas, Ketapang dan Jalan Reformasi Kota Pontianak,” kata Kasat Lantas Polresta Pontianak Kota, Kompol Rio Sigal Hasibuan di Pontianak, Senin.

Dia menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas dalam pengetatan PPKM mulai Senin malam pukul 20.00 WIB. “Kami akan melaksanakan rekayasa dan pengalihan arus lalu-lintas untuk mendukung penerapan PPKM skala mikro secara ketat di Kota Pontianak dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak,” ujarnya seperti diberitakan pontianakpost.co.id.

Menurut dia, pengalihan atau rekayasa arus lalin diterapkan di Simpang Flamboyan, yaitu dari Jalan Veteran menuju Jalan Gajah Mada, kemudian simpang Jalan Diponegoro menuju Jalan Gajah Mada, kemudian Jalan Hijas dan Jalan Ketapang dari arah Jalan Tanjungpura dan Jalan Reformasi.

Dia menambahkan bahwa pengalihan arus tersebut dilaksanakan secara selektif prioritas. Untuk petugas kesehatan, pasien rumah sakit atau orang yang akan menuju apotik, ojek online dan penduduk di daerah yang diberlakukan pengalihan arus dipersilahkan melalui jalan tersebut.

“Kami berharap kepada seluruh warga Kota Pontianak dapat mematuhi kebijakan ini dan sama-sama kita berupaya mencegah penyebarluasan Covid-19 di kota ini,” katanya.