PROKAL.CO,

Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen membangun fasilitas dan infrastruktur Makam I Fatimah Daeng Takontu Karaeng Campagaya di Tanjung Matowa, Pulau Temajo. Namun, pemerintah daerah setempat masih menunggu kejelasan status lahan makam yang telah ditetapkan menjadi Benda Cagar Budaya  (BCB) Pemerintah Kabupaten Mempawah itu.

“Saat ini, prosesnya masih mediasi antaran Polres Mempawah, BPN dan pemilik lahan. Jadi, kita masih menunggu kejelasan tentang penetapan status lahan Makam I Fatimah Daeng Takontu Karaeng Campagaya di Tanjung Matowa,” tegas Bupati, Erlina kepada wartawan, Senin (14/6) di Kantor Bupati Mempawah.

Sejauh ini, Erlina mengaku dirinya belum mendapatkan informasi lanjutan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) selaku OPD menangani persoalan BCB. “Jika kita sudah mendapatkan kejelasan dan kepastian tentang status lahan di makam I Fatimah Daeng Takontu Karaeng Campagaya itu maka saya berjanji akan melakukan penataan dan pembenahan,” janji Erlina di lansir pontianakpost.co.id.

Selain persoalan status lahan makam, tambah Erlina, pihaknya juga sedang melakukan penelusuran untuk meluruskan kontroversi keberadaan makam I Fatimah Daeng Takontu Karaeng Campagaya. Sebab, saat ini ada dua makam yang diklaim sebagai Daeng Fatimah di Pulau Temajo.

“Terkait kontroversi ada beberapa makam Daeng Fatimah di Pulau Temajo, kita sudah melakukan kajian dan pendalaman sejarah dalam penetapan BCB. Makanya, kita sangat teliti dan berhati-hati agar tidak salah dalam membuat keputusan,” ujarnya. Untuk itu, Erlina berharap persoalan status lahan di makam Daeng Fatimah di Pulau Temajo segera menemukan titik terang. Agar, Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat membuat langkah kebijakan untuk penataan dan pembangunan fasilitas yang lebih representatif di lokasi cagar budaya itu.

“Mudah-mudahan proses mediasi penetapan status lahan makam itu dapat segera diselesaikan dengan baik. Jika nanti sudah jelas dan asti, pasti akan kita tindaklanjuti. Saya berharap instansi terkait agar lebih fokus lagi menyelesaikan permasalahan ini. Apalagi persoalan makam Daeng Fatimah viral di publik,” pungkasnya.(wah)