Korban longsor di Desa Pampang Harapan, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara akhirnya ditemukan, Minggu (18/7). Diberitakan pontianakpost.co,id, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara, Noorhabib mengatakan, pencarian dilakukan sejak Rabu (14/7). Pencarian melibatkan sejumlah petugas dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas dan Satpol PP.

“Hari ke lima pencarian dilakukan dengan cara gotong-royong dan menggunakan alat berat ekskavator. Upaya pencarian dilakukan menyisir lokasi tempat korban, yang dilakukan menggunakan alat berat (escavator), menggali hingga kedalaman 1-3 meter,” terang Noorhabib, Minggu (18/7).

Noorhabib menjelaskan, selain banjir di Kayong Utara terjadi tanah longsor diantaranya Desa Dusun Besar, Kecamatan Pulau Maya, dan Desa Pampang Harapan Kecamatan Sukadana. Untuk di Desa Pampang Harapan terdapat satu korban jiwa dan untuk satu dalam masih pencarian (Kemarin. red).

Kronologisnya, dituturkan Noorhabib saat itu hujan dengan intensitas tinggi mulai pada Selasa 13 Juli 2021 pukul 17.00 wib. Keesokan harinya, pukul 09.00 WIB terdengar bergemuruh diatas Gunung Desa Pampang Harapan, yang di lokasi itu ada beberapa pondok para korban untuk menjaga durian.

“Ada dua pondok di lokasi kejadian. Pertama (diatas) yaitu pondok korban (ibu korban, korban, keluarga dan dua anak korban. Pondok ke dua terletak di bawah pondok korban yang berjumlah tiga orang warga,”terangnya.

Sekitar pukul 09.05 wib, saat korban mendengar bunyi gemuruh, dua anak korban dibawa turun dari gunung ke bawah. Korban menitipkan anaknya ke salah satu warga atau tetangga korban (pegawai Taman Nasional). Korban hendak menjemput ibunya yang masih di pondok. Namun baru setengah perjalanan, ibu korban yang berada di pondok sudah tersapu tanah longsor dan air.

Korban langsung turun. Namun tidak dapat menghindar dan ikut tersapu tanah longsor dan air, jenazah korban ditemukan di antara himpitan kayu dan batu,”lanjutnya.

Selanjutnya, sambung dia, untuk pondok kedua warga yang ada berhasil menyelamatkan diri. “Pondok ke dua (dibawah) ada 3 orang berhasil menyelamatkan diri,” tutupnya. (dan)