Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie terus mendorong program Jembatan Kapuas 3 yang terletak diantara lintas batas wilayah Kubu Raya-Mempawah-Kota Pontianak, masuk dalam anggaran APBN RI. Upaya tersebut tak terlepas dari adanya percepatan pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing Mempawah, Kalimantan Barat diprediksi beroperasi tidak lama lagi.

“Makanya, kami terus dorong. Sebab dampak beroperasinya Pelabuhan Kijing Mempawah dipastikan akses lain seperti jembatan dan jalan pendukung harus selaras,” katanya belum lama ini.

Bahkan Komisi V DPR RI, tambahnya, sudah meminta ke Kementerian PUPR agar jembatan tersebut didorong ke dalam DED (Detail Engineering Design). Tahun 2022 diharapkan dapat masuk dalam prioritas. Percepatan JK 3 juga harus terus didorong dengan perwujudan pembangunan jalan lingkar Pontianak-Kubu Raya sebagai akses penghubung. Jalan lainnya yakni akses jalan nasional harus diperlebar yang berhubungan dengan pelabuhan Kijing Mempawah.”Ini menjadi prioritas kami (Komisi V DPR RI),” ucapnya.

Sementara jembatan pendamping Jembatan Kapuas (JK) 1 juga masuk prioritas untuk 2022. Bahkan politisi DPR RI dari Fraksi Nasdem ini berharap dapat segera dilelang dan dikerjakan tahun depan. Bahkan kabarnya juga, persoalan pembebasan lahan sudah berjalan dan diclearkan pemerintah daerah setempat.

Dia menambahkan bahwa guyuran dana APBN untuk Kalimantan Barat dari Kementriaan PUPR, Perhubungan dan Kementriaan lain mencapai triliuan rupiah untuk tahun 2021 saja. Bahkan tahun 2022 juga tidak sedikit program yang akan diluncurkan. “Diakumulasikan memang triliunan rupiah beberapa di antaranya bahkan masuk masa lelang dan siap dikerjakan,” tukasnya.

Syarif menyebutkan bahwa penanganan jalan-jalan nasional di Kalimantan Barat memang sudah masuk prioritas. Misalnya, Jalan Nasional Pasir Panjang menuju Singkawang diharapkan dapat diperlebar atau minimal menjadi 2 jalur. Sementara program lain, meski prosentasenya belum diketahui, tetapi banyak disuarakan Komisi V DPR RI ke Kementerian terkait. (den)