Stok vaksin di Kalimantan Barat sebanyak 326.562 dosis. Jumlah itu tercatat dalam data Dinas Kesehatan Kalimantan Barat hingga tanggal 14 September 2021. Stok yang tersedia itu untuk tiga jenis vaksin. Sinovac, Astra Zaneca, Moderna.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harrison mengatakan pelaksanaan vaksinasi harus berjalan. Menurutnya jika berjalan pelan maka masyarakat cenderung tidak terlindungi dari penyakit akibat tertular virus corona.

Ia melanjutkan saat ini stok vaksin sudah mulai tersedia di kabupaten/kota. Sehingga ketersediaannya pun tidak lagi menjadi alasan bagi pemerintah kabupaten/kota jika cakupan vaksinasi nya masih rendah.

Dalam data ketersediaan vaksin paling tinggi ada di Kota Pontianak. Jumlahnya 85.397 dosis. Kemudian di Kubu Raya sebanyak 32.769 dosis. Lalu di Sintang 31.847 dosis. Secara keseluruhan vaksin yang sudah diterima di Kalimantan Barat sebanyak 1.615.410 dosis. Kemudian yang dosis yang sudah terpakai sebanyak 1.284.108.

Lebih lanjut Harrison mengingatkan masyarakat untuk tidak abai dengan protokol kesehatan. “Secara umum masyarakat juga harus hati-hati, kita ini sekarang hidup berdampingan dengan virus covid. Selalu gunakan masker dua lapis, jaga jarak dan cuci tangan agar tidak tertular. Endemi corona itu maknanya hidup berdampingan dengan virus corona, jangan lengah bila tidak ingin tertular,” imbaunya. (mse)