Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, penurunan tinggi muka air juga terjadi di Kabupaten Melawi. Tinggi muka air mengalami penurunan 50 hingga 100 cm. Kondisi ini membuat warga yang mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Data terakhir warga yang mengungsi berjumlah 773 jiwa. Di samping itu, untuk memastikan kesehatan warga yang kembali, pemerintah daerah bersama dengan TNI dan Polri memberikan pengobatan gratis, seperti yang terjadi di Kecamatan Pinoh.

Warga terdampak di Kabupaten Melawi tercatat 28.278 KK atau 108.455 jiwa dan empat warga meninggal dunia. Sedangkan kerugian material mencakup rumah terdampak 27.621 unit dan fasilitas umum 104 unit.

Lokasi terdampak banjir di kabupaten ini yaitu Kecamatan Menukung, Tanah Pinoh, Tanah Pinoh Barat, Nanga Pinoh, Sayan, Pinoh Selatan, Pinoh Utara, Ella Hilir, Belimbing, Belimbing Hulu dan Sokan.

Selain Sintang dan Melawi, banjir di Kabupaten Sekadau juga berangsur surut di beberapa wilayah. Seiring dengan kondisi tersebut, sebagian warga yang sempat mengungsi kembali ke rumah masing-masing. Pengungsi tercatat sebanyak 915 KK atau 3.311 jiwa. Pusdalops BNPB masih terus melakukan pemutakhiran data pengungsi dan titik-titik wilayah yang genangan banjirnya mulai surut.

Banjir di wilayah ini berdampak pada 5.518 KK atau 19.601 jiwa dan satu warga meninggal dunia. Sedangkan kerugian material, BPBD masih terus mendata infrastruktur yang terdampak. Pemerintah Kabupaten Sekadau masih menetapkan status tanggap darurat di wilayahnya hingga 30 November 2021.

Tenggat waktu ini dapat diperpanjang apabila situasi semakin memburuk. Selama masa tanggap darurat, pemerintah daerah melayani warga terdampak, khususnya mereka yang masih mengungsi. Adapun kecamatan yang terdampak antara lain Sekadau Hilir, Belitang, Belitang Hilir dan Sekadau Hulu.

Guna mendukung penanganan darurat di tiga kabupaten ini, BNPB membantu dengan menurunkan personel, logistik maupun dana siap pakai. Hingga kini, personel BNPB masih berada di wilayah terdampak bersama dengan BPBD tiga kabupaten.(arf)