Diberitakan pontianakpost.co.id, Gubernur Kalbar, H Sutarmidji berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Terminal Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Selasa (28/12) siang. Pejabat yang akrab disapa Bang Midji itu berharap pelabuhan segera diresmikan.

“Awalnya pembangunan pelabuhan kijing diagendakan rampung pada Februari. Namun, karena kondisi di lapangan dan faktor lainnya hingga diundur menjadi Mei 2022 sudah tuntas secara keseluruhan,” ungkap Sutarmidji.

Midji menyarankan agar PT Pelindo segera mempersiapkan segala fasilitas dan infrastruktur yang dibutuhkan dalam menunjang operasional Pelabuhan Terminal Kijing. Salah satunya, menyediakan tangki timbun. “Saya sudah katakan untuk tangki timbun harusnya sudah ada. Sebab, Pelabuhan Kijing akan menjadi pintu keluar ekspor CPO keluar negeri. Dari total perkiraan 4-5 juta ton ekspor CPO per tahun, setidaknya Pelabuhan Kijing bisa mengambil pangsa 2 ton CPO sudah sangat baik,” pendapatnya.

Karena itu, orang nomor satu di Kalbar ini menilai pentingnya persiapan tangki timbun di Pelabuhan Terminal Kijing. Saat ini, penggunaan tangki timbun sudah dilakukan oleh PT Wilmar dengan dukungan pipa sepanjang 2-3 kilometer ketengah laut.

“Dengan menggunakan tangki timbun akan lebih efektif dan efisien. CPO masuk ke tangki timbun, lalu dialirkan ke kapal melewati pipa. Cara ini lebih efisien, tidak mengganggu fungsi dermaga,” tuturnya.

Lebih jauh, Gubernur mengingatkan Pemerintah Kabupaten Mempawah  agar memaksimalkan potensi yang ada untuk mendapatkan pendapatan daerah melalui operasional Pelabuhan Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit.  “Pemerintah daerah akan mendapatkan PBB tiap tahun. Dan dengan adanya UU baru kemungkinan akan ada bagi hasil ke daerah. Yang jelas perekonomian akan hidup di Kabupaten Mempawah,” katanya.

“Yang harus dimaksimalkan pemerintah daerah adalah dampak ikutan. Misalnya pengadaan fasilitas air bersih, kawasan pergudangan, hotel, penginapan, kost dan lainnya. Semua itu akan memicu pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya Dalam kunjungan lapangan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Mempawah, Hj Erlina, pejabat PT Pelindo, PT WIKA dan pejabat teras dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.(wah)