Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Kebahagiaan 2021 pada Senin (27/12). Indeks Kebahagiaan Kalimantan Barat (Kalbar) tercatat paling rendah di antara provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan.

“Indeks Kebahagiaan sebagai ukuran pembangunan yang bersifat subjektif ditawarkan untuk melihat persepsi masyarakat, tentang apa yang dirasakan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik, Margo Yuwono dalam dalam Kata Pengantar buku berjudul Indeks Kebahagiaan 2021.

BPS telah melaksanakan kajian tentang tingkat kebahagiaan beberapa kali, yaitu uji coba tahun 2012 dan 2013, kemudian survei pengukuran tingkat kebahagiaan (SPTK) sebanyak 3 kali, tahun 2014, 2017, dan 2021. Pendekatan yang digunakan adalah kepuasan hidup, afeksi, dan eudaimonia. 

Berdasarkan rilis BPS, Maluku Utara tercatat sebagai provinsi dengan indeks kebahagian paling tinggi sebesar 76,34, disusul Kalimantan Utara 76,33, dan Maluku 76,28. Sedangkan provinsi dengan indeks kebahagian paling rendah adalah Banten 69,08, Bengkulu 69,74, dan Papua 69,87. 

Untuk di Kalimantan, provinsi Kalbar tercatat paling rendah. BPS mencatat indeks kebahagiaan di Kalbar sebesar 72,49, disusul Kalimantan Tengah 73,13, Kalimantan Selatan 73,48, dan Kalimantan Timur 73,49. Sedangkan indeks kebahagiaan paling tinggi di Kalimantan adalah Kalimantan Utara sebesar 76,33. (sti)