Pemerintah Kota Singkawang optimis Bandar Udara Singkawang yang terletak di Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan bisa dioperasikan tahun 2024. Pasalnya pengerjaan proyek infrastruktur menunjukkan progres yang baik, dan terus dikebut.

“Saat ini pembangunan Bandara Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan masih terus berproses. Sekarang ini sedang direncanakan pembangunan pagar dan apron (pelataran pesawat),” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Petrus Yudha Sasmita, Kamis (2/6).

Ia mengatakan pembangunan pagar dan apron menggunakan dana APBN. Begitu juga untuk pembangunan runway (landasan pacu) sedang diupayakan dibangun dengan menggunakan APBN tahun 2023. “Namun ada juga saya dengar informasi (pendanaannya) melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),” ujarnya.

Apabila pemerintah pusat menyatakan optimis, maka Pemkot Singkawang juga harus optimis. Mengingat dana dan perencanaan strategis (renstra) pembangunan masuk ke pemerintah pusat yang menyatakan Bandara Singkawang bisa beroperasi tahun 2024. “Yang selanjutnya akan ada penambahan atau peningkatan panjang runway dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Untuk tahap awal, kata Petrus, pesawat yang akan dioperasikan adalah jenis ATR. Meski kajian bangunan bandara yang dibuat sekarang ini adalah untuk jenis pesawat Boeing. “Tapi saya yakin, setelah dioperasikan tahun 2024 akan ada peningkatan jenis pesawat yang akan diterbangkan,” katanya.

Sebagai informasi, Bandara Singkawang di Pangmilang memakan area sebesar 151,4 hektare. Pembangunan bandara ini dimulai pada tahun 2020 dan ditargetkan selesai pada tahun 2022 untuk pembangunan tahap pertama. Pada tahap pertama, bandara Singkawang memiliki panjang runway 1400 m dan dapat didarati oleh pesawat jenis ATR. Pembangunan terus dilakukan secara bertahap, dengan panjang runway hingga 2600 m agar dapat didarati oleh pesawat berbadasan besar. (har)