Hujan mengguyur Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat sejak Kamis 16 – Jumat 17Juni dinihari lalu membuat sejumlah lokasi terendam banjir. Hal tersebut ditambah dengan bersamaan dengan pasang air laut.

Berdasarkan pantauan Pontianak Post, akibat intensitas hujan cukup tinggi bersamaan dengan pasar air laut tersebut, membuat sejumlah permukiman warga tidak luput terendam. Baik pada bagian halaman rumah, bahkan air sudah ada yang masuk ke dalam rumah.

Selain itu, bagian bahu jalan, halaman komplek perkantoran pemerintahan Kabupaten Kayong Utara, hingga lahan persawahan milik warga tidak luput ikut terdampak. 

Mengenai hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kayong Utara Parsono mengatakan, dengan adanya peningkatan curah hujan selama dua hari pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Ditambah lagi, dengan terjadinya pasang air laut.

“Dengan adanya peningkatan curah hujan selama dua hari ini, kami meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kayong Utara agar selalu waspada dan berhati-hati.  Karena dari tgl 14 sampai dengan 22 Juni 2022 ada kenaikan air pasang di beberapa wilayah pesisir Kabupaten Kayong Utara,” jelasnya (17/6).

Sedangkan berdasarkan laporan cuaca akan terjadi peningkatan curah hujan, dan jika melihat ambang batasnya masuk dalam katagori hujan ekstrime. “Laporan curah hujan dan suhu harian di stasiun riset cabang panti TNGP (Taman Nasional Nunung Palung) di Sukadana pada pagi hari ini terdapat peningkatan curah hujan yakni 127,8 mm, jika melihat ambang batas curah hujan angka tersebut berada diatas >150 mm/hari dengan kategori hujan ekstrim,” tambahnya. (dan)