Seorang bapak di Sungai Pinyuh berinisial BCN alias J (38) tega memperkosa anak tirinya. Korban diperkosa dirumahnya usai pulang sekolah, Senin (19/9) siang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku telah ditangkap dan kasus tersebut telah dilimpahkan ke Mapolres Mempawah.

Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Rismanto Ginting melalui Kanit Reskrim Iptu Dewa mengungkapkan korban berinisial KB (14), merupakan pelajar di salah satu sekolah di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Dikatakan Dewa, terungkapnya kasus perkosaan tersebut bermula ketika korban KB kabur dari rumah tanpa alasan. Hal itu membuat keluarga panik dan berusaha mencari pelarian korban. Hingga akhirnya, pihak keluarga dibantu petugas kepolisian berhasil menemukan korban KB di salah satu lokasi di kawasan Sungai Pinyuh.

Berhasil ditemukan, petugas mencari tahu penyebab korban nekad lari dari rumah. Merasa ada sesuatu yang janggal, akhirnya petugas mendalami keterangan korban. Akhirnya korban KB mau angkat bicara. Alangkah terkejutnya keluarga mendengarkan pengakuan korban KB bahwa dirinya telah diperkosa oleh BCN alias J yang tak lain ayah tirinya.

“Menurut korban, kejadian perkosaan itu bermula ketika dia pulang sekolah. Setibanya di rumah, pelaku J minta agar KB masuk ke kamar di lantai atas,” jelas Dewa, Selasa (20/9) siang di Sungai Pinyuh.

Di dalam kamar itulah, sambung Dewa, pelaku J mendorong korban KB hingga jatuh ke kasur. Melihat korban tak berdaya, pelaku J dengan beringas melanjutkan aksinya dengan membuka pakaian seragam sekolah yang masih melekat ditubuh korban.

“Saat itu korban mengenakan seragam olahraga. Jadi, pelaku J dengan paksa membuka baju dan celana training korban. Lalu, pelaku J mencumbu korban dengan mencium bagian-bagian sensitif dari tubuh korban dengan maksud untuk merangsang korban,” paparnya.

Dewa menambahkan, pelaku J yang semakin kerasukan setan tanpa ampun melampiaskan nafsu bejatnya. Meski korban sempat memberontak dan mencoba melepaskan diri, namun usaha tersebut gagal lantaran korban KB kalah tenaga.

“Hingga akhirnya, pelaku J melakukan perbuatan tak senonoh itu secara paksa kepada korban KB,” tuturnya.

Usai kejadian itu, timpal Dewa, korban KB keluar dari kamar dan turun ke lantai bawah rumahnya. Kemudian, pelaku J mendatangi korban KB dan memberikan ancaman agar perkosaan tersebut tak dilaporkan kepada siapa pun.

“Pelaku J mengancam korban supaya tidak menceritakan kejadian itu kepada siapa pun,” sebutnya.

“Setelah mendapatkan mencocokkan keterangan korban dan bukti-bukti yang ada, kita langsung mengamankan pelaku J. Saat ini, pelaku J sudah diserahkan ke Mapolres Mempawah untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.(wah)