Kabupaten Landak menjadi daerah penghasil beras dan jagung tertinggi di Kalimantan Barat pada 2021 lalu. Provitas padi di wilayah tersebut mencapai 4,10 Ton per hektare dan provitas jagung mencapai 7,273 ton per hektare pada 2021. Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak mencatat, produksi padi di wilayah tersebut pada 2021 mencapai 362.099 ton. Sedangkan jagung mencapai 48.707 ton.

Penghasil beras besar terbesar di Kabupaten Landak pada tahun 2021 adalah Kecamatan Sengah Temila, Kecamatan Mandor, Kecamatan Sompak, Kecamatan Menjalin, Kecamatan Mempawah Hulu, Kecamatan Sebangki, Kecamatan Banyuke Hulu, Kecamatan Ngabang, dan Kecamatan Jelimpo. “Kita bangga Kabupaten Landak tahun ini menduduki peringkat pertama provitas Padi dan Jagung di Kalimantan Barat,” ucap Kepala DPPKP Kabupaten Landak Sahbirin.

Ia menjelaskan, luasan lahan padi yang dimiliki masyarakat Kabupaten Landak mencapai 88.317 ha, sedangkan jagung mencapai 6.706 Ha. Prestasi tersebut, menurut Sahbirin tak lepas dari penataan kelembagaan dari dinas hingga ke kelompok tani. Pihaknya pun rutin memberikan edukasi terkait pertanian di tiap kecamatan.

Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan Penyuluh Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) serta petani melakukan gerakan musim tanam hingga empat kali musim tanam. Alhasil produksi pertanian naik drastis. “Kami juga melaksanakan Intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Kita harapkan kembali di tahun 2022 ini, produksi beras dan jagung lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” harap Sahbirin.

Sahbirin melanjutkan, petani di Kabupaten Landak setiap tahunnya diberikan bantuan alat-alat pertanian. Adapula program sentral perbaikan yang dibentuk pada tahun 2021 lalu. Dinas Pertanian juga memiliki Alsintan keliling, melakukan servis keliling ketika ada petani mengalami kesulitan akan dilakukan jemput bola perbaikan Alsintanya.

Dirinya berharap kepada petani di Kabupaten Landak untuk tidak berhenti menanam. Ia juga berharap para petani millenial di Landak dapat mengampanyekan kepada generasi muda agar tidak malu menjadi petani. Selain karena petani pekerjaan yang sangat mulia, menjadi petani juga dapat mendatangkan untung besar.

“Mari jaga pangan kita untuk swasembada pangan Kabupaten Landak dan Provinsi Kalbar. Kita laksanakan proses pertanian yang modern untuk meningkatkan produksi dan provitas pertanian kita,” tutup Sahbirin. (mif)