PROKAL.CO,

 PONTIANAK- Ternyata Kalbar berkontribusi dalam menyukseskan program sejuta rumah bersubsidi. Bahkan masuk peringkat 10 besar nasional.  “Ada 10 provinsi yang menyumbang KPR bersubsidi, sisanya KPR lainnya. Kalbar termasuk dalam kategori 10 besar realisasi KPR bersubsidi tersebut,” ungkap Eko D Heripoerwanto, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat menghadiri Talk Show BTN REI Expo 2017 di Rumah Radank Pontianak, Jumat (3/3).

Rencananya, pihaknya akan menyelenggarakan rapat koordinasi pada 7 Maret di Kota Pontianak. Untuk memilih 10 provinsi yang realisasi KPR bersubsidinya mencapai 80 persen secara nasional. “Berdasarkan catatan, Kalbar menyumbang 5.600, karena 7.500 sudah termasuk dengan pengembang lainnya,” katanya.

Dalam Rakor, akan membahas pemetaan potensi pembangunan rumah tahun anggaran 2017-2018. “Selain itu, diharapkan dapat mensinergikan kebijakan pembiayaan perumahan dengan pemerintah daerah, asosiasi pengembang, perbankan serta lembaga lainnya,” jelasnya.

Dia menilai, Real Estate Indnesia (REI) sudah memilih langkah tepat, berorientasi pada pembangunan perumahan untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Seiring dengan keinginan pemerintah dengan mencanangkan program sejuta rumah, tujuannya menyelesaikan masalah backlog untuk MBR.

“Pemerintah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada REI. Karena memang tujuan pemerintah menyelesaikan masalah ini, makanya diberikan fasilitas subsidi selisih bunga, bantuan uang muka perumahan atau BUMP. Fasilitas lainnya pada pajak dan insentif pembelian rumah sederhana lapak,” terang Eko. 

Ketua DPD REI Kalbar, Sukiryanto menanggapi baik dan berterimakasih atas masuknya Kalbar dalam 10 besar menyukseskan program sejuta rumah bersubsidi. Menurutnya,  program ini terealisasi, karena pemerintah pusat juga telah membantu Indonesia keluar dari permasalahan backlog.